WHAT’S HOT NOW

ads header

Business

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Featured Post

Pendaftaran Pesta Siaga

  Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk Pramuka yang memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, ta...

Cari Blog Ini

Unordered List

Life & style

Games

Sports

Album Alumni SD Negeri Banyubiru 1 Tahun 2014

Jauh di mata dekat di hati.
Walau jarak dan waktu memisahkan kita, tetapi kita tetap satu  keluarga.
Agar tali silaturohim tetap terjaga, Biru Studio menerbitkan album ini.
Berisi guru dan alumni 2014. 
Masih jauh dari sempurna.
Tak ada rotan akar pun jadi.


Ingin punya?
Cetak sendiri saja. Berikut caranya:
  1. Kunjungi halaman dengan klik di sini
  2. Klik unduh atau download
  3. Cari file tersebut.
  4. buka dengan foxit Reader
  5. klik File – Print atau CTRL+P.
  6. Klik tombol “Booklet” pada tombol menu “Print  Handling”.
  7. Klik menu preferensi/properties printer sesuai dengan kualitas hasil cetakan yang kita inginkan, ukuran dan tipe kertas. 
  8. Klik – PRINT untuk memulai proses cetak.
  9. Saat waktunya membalik kertas untuk cetak bagian belakang halaman,  ikuti petunjuk yang ada di monitor.
  10. Setelah selesai, hasil cetakan tersebut bisa kita lipat menjadi dua bagian dan dijilid tengah menggunakan staples atau benang jahit.
  11. Jadi deh...

(beda printer ataupun beda aplikasi pdf , mungkin beda cara)

HUT RI 69

“Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia yang Makin Maju dan Sejahtera”

Idul fitri

Idul Fitri tahun ini kita masuki dan kita lewati dalam suasana perpolitikan di Tanah Air. Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden sudah kita lewati. Kita bersyukur karena sudah ada Presiden dan wakil Presiden yang terpilih. Harapan kita adalah Pemimpin yang baru di Negeri ini dapat menjalankan tugas dengan baik sebagaimana yang dijanjikan dalam kampanye yang lalu. Sebagai warga Negara setiap kita tentu harus menghormati pemimpin meskipun bukan pilihan kita. Kecintaan kita pada seorang pemimpin tidak boleh sampai menghilangkan daya kritis, namun kebencian kita padanya juga tidak boleh menghilangkan ketaatan.  Karena itu, syarat menaati pemimpin adalah selama perintahnya tidak mengandung kemaksiatan, Rasulullah SAW bersabda:

Kewajiban taat dan patuh bagi seorang muslim (terhadap pemimpinnya) itu dalam hal yang disukai maupun yang tidak disukai selama tidak diperintah berbuat maksiat. Jika ia disuruh berbuat maksiat, maka ia tidak perlu mendengar dan tidak perlu taat (HR. Muslim).

Bagi kita sesama anggota masyarakat, salah satu yang harus kita buktikan sesudah Ramadhan berakhir adalah mewujudkan rasa kasih sayang, hal ini karena shoum Ramadhan memang mendidik kita untuk memiliki kasih sayang, bukan permusuhan. Karenanya ketika ada orang mengajak kita berkelahi dan melakukan penghinaan, maka kita tidak usah melayaninya, Rasulullah SAW bersabda:

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Puasa bukanlah hanya menahan diri dari makan dan minum, sesungguhnya puasa adalah menahan diri dari perkataan dan perbuatan kotor, maka jika ada seseorang yang menghina atau berbuat bodoh kepadamu, katakanlah, sesungguhnya aku sedang berpuasa, sesungguhnya aku sedang berpuasa.”( Shahih Ibnu Khuzaimah).

Terwujudnya kasih sayang antar manusia merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan masyarakat yang sejahtera, karena tidak ada alasan bagi mereka untuk melakukan konflik dan mengembangkan konflik, karena masing-masing sudah bisa menjalani kehidupan dengan baik dan ini tentu ingin dipertahankan. Pada masyarakat yang sejahtera dikembangkanlah rasa kasih dan sayang antar sesama. “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” bukan hanya semboyan indah tanpa realisasi.
Kebahagiaan dan kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat akan terwujud manakala kita saling sayang menyayangi dengan sesama. Di samping itu keindahan hidup juga bisa dilihat dan dirasakan bila kasih sayang antar sesama menjelma dalam kehidupan sehari-hari. Paling tidak, ada enam hal yang harus diwujudkan sebagai cermin dari saling sayang menyayangi antar sesama kita.

Pertama, saling menghormati sehingga tidak ada buruk sangka, tidak mengejek, dan tidak memanggil dengan panggilan yang buruk, tidak mencari aib atau kejelekan, dan tidak menggunjing, Allah SWT berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita wanita-wanita mengolok-olokkan wanita yang lain (karena) boleh jadi wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang (QS Al Hujurat [49]:11-12).
Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu
Kaum Muslimin Yang Dimuliakan Allah.
Kedua, Tolong Menolong, ini merupakan sesuatu yang saling dibutuhkan, sehebat dan sekuat apapun manusia sangat membutuhkan pertolongan atau kerja sama dalam kebaikan, bahkan sedapat mungkin tetap memberi pertolongan meskipun dia sendiri berada dalam kesusahan, dia harus berusaha mencintai saudaranya sesama muslim sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri, seperti dalam firman Allah:

Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa, dan jangan tolong menolong  dalam berbuat dosa dan pelanggaran”(QS Al Maidah [5]:2).

Di dalam satu hadits, Rasul SAW bersabda:

Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhari dan Muslim dari Anas).

Di antara maksud ta’awun dalam kebajikan adalah menghilangkan atau paling tidak mengurangi kesulitan orang lain, bila ini dilakukan, keutamaannya adalah ia akan dihilangkan kesusahannya oleh Allah SWT dalam kehidupan di akhirat, bahkan orang yang suka menolong akan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT, Rasulullah SAW bersabda:

Dan barang siapa yang memberikan kemudahan (membantu) kepada orang yang kesusahan, niscaya Allah akan membantu memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat. Dan barang siapa yang menutup aib orang muslim , niscaya Allah akan menutup aibnya dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya. (HR. Muslim)

Di samping itu, secara spesifik, Rasulullah SAW juga menyebutkan tolong menolong dalam arti yang luas, yakni mencegah dan menghentikan kezhaliman, beliau bersabda:

Tolonglah saudaramu yang berbuat zhalim yang yang dizhalimi. Nabi ditanya: “Bagaimana aku menolong yang berbuat zhalim?”. Beliau menjawab: “Engkau mencegah (menghentikan) dari kezhaliman, karena sesungguhnya itulah menolongnya (HR. Bukhari, Ahmad dan Tirmidzi).

Ketiga, Saling Memberi Nasihat (taushiyah) sehingga seorang muslim yang hendak melakukan kesalahan akan meninggalkannya, dan bila terlanjur salah, maka kesalahan itu tidak sampai menjadi kebiasaan dan karakter dirinya. Oleh karena itu, orang baik membutuhkan nasihat agar ia bisa mempertahankan kebaikan atau bertambah baik, sedangkan orang yang belum baik membutuhkan nasihat agar menjadi baik, ini akan mencegah manusia dari kerugian, Allah SWT berfirman:

Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih serta nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran (QS Al Ashr [103]:2-3).

Keempat, Melindungi Keselamatan Harta dan Jiwa sehingga adanya seorang muslim akan memberikan ketenangan bagi muslim lainnya, Rasulullah SAW bersabda:

Siapa saja yang melindungi harta benda saudaranya, Allah akan lindungi wajahnya dari sentuhan api neraka (HR. Ahmad).

Di dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda:

Seorang mukmin adalah mereka yang mampu memberikan keamanan bagi mukmin lainnya, baik keamanan diri maupun harta (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Hakim).

Bila sesama muslim secara umum harus saling melindungi, apalagi dengan tetangga. Karena itu, manakala tetangga sampai tidak merasa aman dari keburukan kita, maka Rasulullah SAW memvonis kita sebagai orang yang tidak beriman, hal ini karena kita seharusnya bisa melindungi dan memberikan pertolongan kepada tetangga, bukan malah kita berlaku buruk kepadanya, beliau bersabda:

Demi Allah tidak beriman, Demi Allah tidak beriman, Demi Allah tidak beriman. Sahabat bertanya: “Siapakah yang tidak beriman?”. Jawab Nabi: “Orang yang tetangganya tidak aman dari keburukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Oleh karena itu, manakala kita betul-betul tidak bisa berlaku baik kepada tetangga sehingga mereka tidak merasa aman dari keburukan kita, maka ancamannya adalah tidak akan dimasukkan oleh Allah SWT ke dalam surga, Rasulullah SAW bersabda:

Tidak masuk surga orang yang tetangganya tidak aman dari keburukannya (HR. Muslim).

Kelima, Saling Memaafkan. Manakala seseorang melakukan kesalahan, mungkin saja ia membalas kesalahannya itu, namun balaslah dengan balasan yang setimpal, jangan sampai pembalasan yang melebihi dari kesalahan yang dilakukannya, sedangkan memaafkan kesalahan orang tersebut merupakan sesuatu yang lebih baik, ini merupakan akhlak baik sesama muslim sehingga Allah SWT menyiapkan pahala untuknya, Allah SWT berfirman:

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim (QS Asy syura [42]:40).

Hal-hal yang diutamakan di dalam Islam berarti memiliki keistimewaan tersendiri di hadapan Allah SWT dan Rasul-Nya, karena itu setiap muslim harus berusaha memilikinya, salah satunya adalah memaafkan kesalahan orang lain, apalagi bila ia seorang muslim, Allah SWT berfirman:

Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zhalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih. Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan (QS Asy syura [42]:42-43).

Orang yang berukhuwah dan berkasih sayang tentu saja mudah memaafkan kesalahan orang lain, hal ini karena ia menyadari tidak ada orang yang bersih dari kesalahan. Karena itu, bila seorang muslim bersalah yang menyebabkan tidak ada tegur sapa, maka ia mau memaafkan kesalahan orang lain dan ditunjukkannya dengan bertegur sapa dan memberi salam terlebih dahulu, Rasulullah SAW bersabda:

Tidak halal bagi seorang muslim tidak bertegur sapa dengan saudaranya lebih dari tiga hari malam, yaitu mereka bertemu, lalu yang ini berpaling dan yang itu berpaling, tetapi orang yang paling baik adalah yang paling dahulu memberi salam (HR. Muslim). 

Keenam , dalam mewujudkan masyarakat yang berkasih sayang adalah saling memberi hadiah, karenanya sekecil apapun nilai dari hadiah itu, kita harus melakukan atau menerimanya, Rasulullah SAW bersabda:

Saling menghadiahilah kalian karena sesungguhnya hadiah itu akan mencabut atau menghilangkan kedengkian.” (HR. Ibnu Majah)

Bahkan secara khusus, kepada para wanita, Rasulullah SAW berpesan:

Wahai wanita-wanita muslimah, jangan sekali-kali seorang tetangga menganggap remeh untuk memberikan hadiah kepada tetangganya walaupun hanya sepotong kaki kambing.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dengan demikian, sudah seharusnya kita kembali dalam suasana perdamaian yang kesemuanya harus dimulai dari keluarga hingga masyarakat dan bangsa. Kedamaian membuat kehidupan bersama menjadi indah.


Nomor Induk Siswa Nasional

Mengapa perlu NISN?


NISN itu apa?


NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) merupakan layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara nasional yang dikelola oleh Pusat Data dan Statistik  Kemdiknas yang merupakan bagian dari program Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Kementerian Pendidikan Nasional. Layanan NISN menerapkan sistem komputerisasi yang terpusat dan online untuk pengelolaan nomor induk siswa skala nasional sesuai Standar Pengkodean yang telah ditentukan. Setiap siswa yang terdaftar pada Layanan NISN akan diberi kode pengenal identitas siswa yang bersifat unik, standar dan berlaku sepanjang masa yang membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh sekolah se-Indonesia. Mekanisme penentuan dan pemberian kode pengenal identitas siswa tersebut prosesnya dilakukan secara otomatis oleh mesin komputer pada Pusat Layanan NISN. Penentuan dan pemberian kode pengenal identitas siswa tersebut berdasarkan pengajuan atau masukan (entry) sumber data siswa yang telah divalidasi/diverifikasi oleh setiap sekolah dan atau Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten secara online.. Hasil dari proses pemberian kode identifikasi oleh Pusat Sistem NISN tersebut ditampilkan secara terbuka dalam batasan tertentu melalui situs NISN.

Tujuan dan Manfaat

  • Mengidentifikasi setiap individu siswa (peserta didik) di seluruh sekolah se-Indonesia secara standar, konsisten dan berkesinambungan.
  • Sebagai pusat layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara online bagi Unit-unit Kerja di Kemdiknas, Dinas Pendidikan Daerah hingga Sekolah yang bersifat standar, terpadu dan akuntabel berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini.
  • Sebagai sistem pendukung program Dapodik dalam pengembangan dan penerapan program-program perencanaan pendidikan, statistik pendidikan dan program pendidikan lainnya baik di tingkat pusat, propinsi, kota, kabupaten hingga sekolah, seperti: BOS (Bantuan Operasional Sekolah), Ujian Nasional, Pangkalan Data dan Informasi Pendidikan, Sistem Informasi Manajemen Sekolah hingga Beasiswa.
  • Untuk Pendaftaran siswa Baru di jenjang selanjutnya.
  • Dan masih banyak lagi.

Bagaimana cara pengusulan NISN?

Nah, karena NISN  merupakan  data  individu  peserta  didik  (NISN)  yang  telah  tervalidasi  dengan 
Nomor  Pokok  Sekolah  Nasional  (NPSN) dan  data NISN  berasal dari hasil sinkronisasi Dapodikdas & PDSP, maka pengusulan NISN, pengeditan data siswa yang belum benar, nomor NISN yang masih salah, harus dikerjakan melalui aplikasi Dapodikdas.
Kemudian hasil sinkronisasi Dapodikdas dilihat di http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/sys/login, dan verval NISN dikerjakan di laman tersebut. Jadi, untuk menerbitkan NISN, tidak cukup satu kali kerja.

Apakah NISN kita/anak kita sudah benar?

NISN yang kita unggah di sini belum tentu benar.
Ketidakbenaran NISN seringkali karena data yang diinput di Aplikasi Dapodikdas maupun yang dikirim ke Jakarta sewaktu pengusulan NISN tahun-tahun lalu tidak berdasarkan akte kelahiran yang sah.

NISN yang benar minimal memenuhi kriteria di bawah ini:
  • Ejaan nama siswa benar, sesuai kutipan akte kelahiran.
  • Tempat dan tanggal lahir siswa benar, sesuai kutipan akte kelahiran.
  • terdiri dari 10 digit.
  • Tiga digit pertama merupakan tahun kelahiran siswa, misalnya 0019293103 berarti siswa tersebut lahir pada tahun 2001.
  • Maka siswa yang lahir pada tahun 1999 NISN diawali dengan 999.......
  • siswa yang lahir pada tahun 2000 NISN diawali dengan 000.......
  • Siswa yang lahir pada tahun 2001 NISN diawali dengan 001.......
  • Siswa yang lahir pada tahun 2002 NISN diawali dengan 002.......
  • Siswa yang lahir pada tahun 2003 NISN diawali dengan 003.......dan seterusnya

Hasil Verval NISN SDN Banyubiru 1

Setelah melalui beberapa proses, maka NISN SD Negeri Banyubiru 1 tertanggal 26 Juni 2014 sebanyak 193 siswa, dapat dilihat ataupun diunduh di:  NISN SD NEGERI BANYUBIRU 1

Demikian sekilas tentang NISN, adapun adanya ketidakvalidan data tentu kami mohon maaf, karena semua itu adalah akibat kekurangan dan keterbatasan kita semua, sehingga kita (kepala sekolah, orang tua, guru, operator Dapodik) perlu bekerja sama untuk mewujudkan dat yang benar-benar valid.

Salam Satu Data,

Sarindi
Operator Data

Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 atau Pendidikan Berbasis Karakter adalah kurikulum baru yang dicetuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum 2013 merupakan sebuah kurikulum yang mengutamakan pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter, siswa dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun disiplin yang tinggi.
Kurikulum ini menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diterapkan sejak 2006 lalu. Dalam Kurikulum 2013 mata pelajaran wajib diikuti oleh seluruh peserta didik di satu satuan pendidikan pada setiap satuan atau jenjang pendidikan.
Mata pelajaran pilihan yang diikuti oleh peserta didik dipilih sesuai dengan pilihan mereka.Kedua kelompok mata pelajaran tersebut (wajib dan pilihan) terutama dikembangkan dalam struktur kurikulum pendidikan menengah (SMA dan SMK) sementara itu mengingat usia dan perkembangan psikologis peserta didik usia 7 – 15 tahun maka mata pelajaran pilihan belum diberikan untuk peserta didik SD dan SMP.

Drum Band

Drum Band SDN Banyubiru 1

Guru SDN Banyubiru 1