WHAT’S HOT NOW

ads header

Business

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Featured Post

Pendaftaran Pesta Siaga

  Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk Pramuka yang memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, ta...

Cari Blog Ini

Unordered List

Life & style

Games

Sports

Kemah Akhir Semester

Untuk mengisi kegiatan sebelum memasuki liburan semester 1, pada hari Selasa sampai Rabu (17-18 Desember 2019) Pramuka Penggalang di SDN Banyubiru 1 mengikuti perkemahan dua hari satu malam. Perkemahan ini diikuti sebanyak empat regu penggalang, terdiri dari dua regu putra dan dua regu putri. 

Dalam perkemahan ini peserta dilatih untuk mandiri, yaitu peserta mendirikan tenda dan memasak sendiri dalam regunya, kemudian makan dan membersihkan semua peralatan makan dan masak mereka. Mereka harus bermusyawarah untuk menentukan teknis dan pembagian tugasnya masing-masing.



Peserta harus dapat bekerjasama dalam regunya dalam pendirian tenda maupun pembongkaranya setelah selesai acara.  Mereka juga dilatih untuk peduli lingkungan dengan kegiatan bersih lingkungan serta penghijauan. Untuk acara keagamaan diadakan sholat berjamaah dan pengajian. Untuk melatih keberanian dan jiwa seni diadakan pentas seni, sedangkan untuk kebugaran diadakan senam Pramuka. Permainan dan penjelajahan/wisata dimanfaatkan untuk melatih kekompakan dan kerjasama anggota regu dalam berkompetisi antar regu. Upacara pembukaan, upacara api unggun, apel pagi, dan upacara penutupan diadakan untuk melatih patriotisme dan kedisiplinan.

Meskipun lokasi diguyur hujan, namun para peserta tetap mengikuti kegiatan ini dengan riang gembira.


Pendampingan PKP di SDN Banyubiru 1

Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP), merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Program ini merupakan bagian dari program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Program ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari Pembekalan Narasumber Nasional, Pembekalan Instruktur Nasional, Pembekalan Guru Inti dan selanjutnya Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi. 
Program PKP bagi Guru Kelas SD di wilayah Jawa Tengah pada tahun 2019 ini menggunakan anggaran bantuan pemerintah melalui Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika Yogyakarta. SD Negeri Banyubiru 1 berkesempatan mendapatkan manfaat program PKP ini dengan diikutsertakannya beberapa guru dalam program ini. Seorang guru (Bapak Sarindi) mendapat kesempatan mengikuti Diklat Pembekalan Guru Inti di P4TK Matematika Yogyakarta pada tanggal 1-9 September 2019. Target kompetensi yang ingin dicapai dari pembekalan ini adalah Guru Inti memahami dan menganalisis strategi memfasilitasi peserta pelatihan Program PKB melalui PKP Berbasis Zonasi sehingga membantu tercapainya kompetensi peserta dalam mengembangkan desain pembelajaran dan penilaian berorientasi Higher Order Thinking Skills/HOTS yang terintegrasi 5 (lima) unsur utama Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan literasi dalam rangka mencapai Kecakapan Abad 21. Adapun dua orang guru (Bu Uun dan Bu Nining) mendapat kesempatan mengikuti Diklat PKP zona SMAN Dukun, mulai tanggal 16 Oktober sampai dengan 17 November 2019 dengan pola in-on-in. Salah satu materi dalam kegiatannya adalah mereviu bahan pembelajaran dari Unit Materi Pembelajaran dan mengembangkan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berorientasi HOTS. Kemudian peserta melakukan Real Teaching Pembelajaran HOTS berdasarkan RPP yang telah disusun. 

Pada Kegiatan on 2, SDN Banyubiru 1 mendapat kunjungan dalam rangka pendampingan PKP dari Bu Dr. Supinah, widyaiswara P4TK Matematika pada hari Rabu, 6 November 2019. Sebagai guru model, Bu Nining melakukan praktek pembelajaran dengan diobservasi langsung oleh Bu Dr. Supinah didampingi Pengawas Sekolah, Penanggung Jawab Pusat Belajar dan Guru Inti. Kegiatan berjalan lancar walaupun harus menggunakan ruang kelas lain karena berbarengan dengan kegiatan pengecatan gedung. Kesan yang disampaikan oleh Bu Dr. Supinah adalah, pembelajaran sudah bagus dan sesuai dengan tujuan PKP, yaitu pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan mengintegrasikan GLN, PPK dan 4C.

Pramuka Penggalang Kunjungi Merapi Banjir Jip 2019


(Banyubiru, 19/10/2019)_Dalam rangka ikut memeriahkan peringatan HUT ke-74 TNI  dan HUT ke-69 Kodam Diponegoro, Pramuka Penggalang SDN Banyubiru 1 mengunjungi even Merapi Banjir Jip pada hari Sabtu, 19 Oktober 2019 di Lapangan Garonan, Banyubiru, Kecamatan Dukun.


Sebanyak dua regu putra dan dua regu putri mengikuti kegiatan ini. Dengan target SKU  Penggalang Ramu "dapat   menyebutkan  dan menjelaskan manfaat   sedikitnya 2 jenis alat teknologi informasi modern", para pramuka penggalang praktek langsung menggunakan smartphone untuk melakukan pengukuran waktu dan jarak  perjalanan dari sekolah sampai lapangan.

Di lapangan, peserta didik mengamati praktek  donor darah yang dilakukan oleh korp TNI maupun masyarakat umum, menikmati live music dari panggung utama, serta melihat berbagai kendaraan TNI dan bermacam model jip.

Selain itu sesuai dengan target SKU "dapat  menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar", para pramuka penggalang melakukan wawancara langsung dengan para prajurit TNI yang ada di Lapangan Garonan kemudian menuliskannya dalam bentuk laporan sesuai kaidah bahasa Indonesia.



Tidak lupa para Pramuka Penggalang mendapat materi pendidikan bela negara, langsung dari para prajurit TNI sebagai penjaga kedaulatan NKRI.



Selamat dan sukses, Merapi Banjir Jip 2019!
Dirgahayu TNI!
Dirgahayu Kodam Diponegoro!
Salam Pramuka!




Game X-Sat, Sebuah Game Perkalian Sederhana


Kita tak dapat membendung laju teknologi informasi, salah satunya perkembangan gawai. Dengan banyaknya merek HP dengan berbagai keunggulan fiturnya, menjadikan perangkat ini semakin kompetitif dalam teknologi maupun harganya. Dampak yang kita rasakan adalah harganya semakin terjangkau sehingga memungkinkan semua orang memilikinya, termasuk anak dan siswa kita.
Muncul persoalan baru, seperti ucapan: Anak kok  main HP terus, kapan belajarnya?
Apalagi banyaknya game yang dapat dipasang di HP, semakin membuat anak lupa pada kewajibannya.

Fenomena ini tak harus membuat kita membuang HP mereka ke kolam, meremukkannya  ataupunmenghentikan total penggunan HP pada mereka. Janganlah kita hanya memandang produk teknologi informasi hanyasebagai ancaman, pembuat kebodohan, kemalasan, merusak kesehatan mata atau mengakibatkan kejang-kejang pada anak, tetapi kita cari peluang yang menguntungkan. Game yang ada di gawai itu sebenarnya tidak semata-mata merugikan. Apabila kita mau fokus melihat sisi positifnya, orangtua atau guru bisa mengambil manfaat dari game (tentu saja waktu penggunaannya tetap harus dibatasi/dibagi-bagi dengan waktu untuk bersosialisasi dengan teman, membantu orang tua, mengaji/memperdalam ilmu agama, dll).

Kita juga dapat mengambil sisi positif dari massifnya penggunaan HP, misalnya menggunakan grup media sosial untuk diskusi tentang tugas dan pembelajaran ataupun mengalihkan waktu mereka dari nge-game yang banyak menyita waktu menjadi nge-game yang mengarah ke pembelajaran.

Kita sebagai orang tua ataupun guru harus mampu mengarahkan anak atau siswa kita, bukan hanya mengomeli dan melihat sisi buruk dari games atau produk teknologi. Jika mereka suka nge-game, maka kita dapat mengarahkan mereka untuk bermain game yang bermanfaat, misalnya tentang gameyang mengarah ke pembelajaran, baik yang sudah tersedia di penyedia gamemaupun kita dapat membuat sendiri.

Dengan berbekal power point ataupun aplikasi lain, kita dapat membuat game sederhana sesuai kemampuan kita. Tentunya dengan banyak mencoba, trial & error. Setelah game kita  jadi maka dapat kita rubah formatnya menjadi APK. Biasanya game dapat ditanam di HP android jika sudah berbentuk APK. Berikut ada contoh game sederhana buatan kami yang dapat dipasang di HP android. Game  ini kami beri nama X- Sat (=KaliSat, akronim dari Perkalian Satuan) sebuah edugame perkalian sederhana, berbasis android, 100% free tanpa iklan, tinggal unduh & pasang.




Kekurangan tentu masih banyak, karena masih dalam tahap belajar. Kritik dan saran dapat disampaikan ke Sarindi di SDN Banyubiru 1.
Prinsip kami, walaupun sederhana minimal kita kurangi dampak negatif teknologi dengan cara memanfaatkan teknologi, bukan dengan melawan teknologi karena kita tak mungkin melawan lajunya arus teknologi.

Silahkan dimanfaatkan dengan bijak.
Unduh lewat drive: Game X-Sat

TIM BIRU 1, EKSIS DI POPDA KECAMATAN DUKUN



Pada rangkaian kegiatan Popda tahun 2017 ini, tim SD Negeri Banyubiru 1 tetap diperhitungkan di kalangan SD/MI se-Kecamatan Dukun. Terbukti dengan banyaknya siswa Banyubiru 1 yang masuk kejuaraan.

Tim sepak bola Banyubiru 1 berhasil menjadi juara 1 tingkat kecamatan Dukun. Sementara tim TUB/PBB Banyubiru 1 berhasil menjadi juara 3 tingkat kecamatan Dukun.



Penampilan Ardafa Nofita Fitri di GOR Gemilang




Pada seleksi seni silat tunggal putri, Ardafa Nofita Fitri siswa kelas 5 berhasil menjadi juara 1. Arzaki Dwi Ramadhani kelas 4 menjadi juara 3 cabang seni silat tunggal putra.

Dari cabang catur, Muhamad Satria Bima Tamtama siswa kelas 4 berhasil menjadi juara 2. Shafa Melinda Putri, siswa kelas 3 juga berhasil menjadi juara 2.


Rizky Nanda Saputra siswa kelas 5 berhasil menjadi juara 2 cabang tenis meja.

Koleksi Video