WHAT’S HOT NOW

ads header

Business

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Featured Post

Pendaftaran Pesta Siaga

  Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk Pramuka yang memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, ta...

Cari Blog Ini

Unordered List

Life & style

Games

Sports

Puisi Anak



Guruku

Guruku…
Dengan sabar kau didik aku
Dengan tekun kau bimbing aku
Hingga kutahu segala ilmu

Guruku…
Membaca, menulis, berhitung
Kau ajarkan kepadaku
Budi pekerti kau tanamkan kepadaku

Guruku…
Sungguh besar jasamu
Namamu kan kukenang slalu
Dalam hati sanubariku

Banyubiru, Pebruari 2013
# Fany Alifia#
 

Puisi Anak



Ibu

Kau adalah anugrah terindah bagiku
Cinta kasihmu kau curahkan untukku
Jiwa ragamu kau pertaruhkan demi anakmu
Hanya satu hal yang kau inginkan dariku
Agar aku jadi anak berguna

Ibu…
Senyummu bagai mentari di jiwaku
Raut wajahmu bagai pelangi di hatiku
Suara indahmu jadi penerang hidupku
Belaian tanganmu jadi penghangat tubuhku

Ibu…
Ku tak tahu cara 'tuk membalas jasamu
Mungkin hanya Tuhan yang bisa membalasmu
Hanya satu kata yang bisa kuucap untukmu
Terima kasih…
Jasamu kan kukenang slama hidupku

Banyubiru, Pebruari 2013
# Irfani Dwi Lestari #
(edisi revisi)

Profil Sekolah



 
Profil Sekolah


Nama Sekolah        : SDN  BANYUBIRU 1
Status Sekolah        : Negeri
Kode Sekolah          : 212
Kode SubRayon       : 06
NSSS                       : 101030806005
NPSN                       :  20307943
Status Akreditasi    : A
Alamat                    : Dusun Banyubiru, Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun,
   Kabupaten  Magelang, Jawa Tengah
Kode Pos                 : 56482
Telp                         : 0293- 586569
Email                       : sdnbanyubiru1@gmail.com
Blog                         : http://www.sdnbanyubiru1.blogspot.com
Facebook/ group     : SDN BANYUBIRU 1 DUKUN

Geguritan


Ibu

Ibu…
Sapa kang bisa ngerti aku
Kejaba ibuku
Saben dina saben wektu
Ibu tansah ndidik awakku
Saben ibu duka marang aku
Lara tenan rasane atiku

Ibu…
Aku njaluk restu
Supaya anggonku sinau
Bisa migunani kanggo masa depanku


Ibu…
Aku tresna marang ibu
Tanpa ibu aku dudu sapa-sapa
Amarga ibu aku ana ning dunya
Matur nuwun ibu
Aku tresna ibu

Banyubiru, Pebruari 2013
# Alfia Nisa Arahma #

Puisi Anak



Pesona Alamku

Sapaan embun pagi menyambut hari
Tersibak jendela baru
Elok mentari menyinari bumi
Bagaikan elok surya surgawi

Rumput menari-nari
Dihembus angin yang semilir
Lambaian daun-daun hijau
Seolah menyambut diriku

Di pagi ini terasa dingin
Embun pagi masih menetes
Langit biru terlihat terang
Duniaku terasa cerah

Banyubiru, Pebruari 2013
# Farah Hanifah #


Pembelajaran di Alam


Pembelajaran Sadar Bencana



Wilayah Kecamatan Dukun yang secara geografis dekat dengan Gunung Merapi selain menguntungkan juga menyimpan potensi bahaya. Hal inilah yang harus ditanamkan pada warga, termasuk  siswa SDN Banyubiru 1.

Hal ini bertujuan agar siswa dapat mengenali potensi bahaya Merapi dan langkah-langkah antisipasi jika terjadi suatu bencana alam.
Dengan bimbingan Bapak Kamidi dan Bapak Nurhadi, beberapa siswa diajak melihat kondisi Merapi dari dekat.
“Dari Pos Babadan, anak-anak dapat melihat langsung kerusakan hutan dan tumpukan material akibat erupsi 2010. Biar anak lebih mengenal bahaya Merapi dan mempunyai empati,” kata Pak Nurhadi yang juga relawan Banser Yogyakarta.
“Pada prinsipnya, yang harus ditanamkan pada anak adalah sikap eling lan waspada,” ujar Pak Kamidi.
“Eling karo sing gawe urip, dengan cara taqorub ilallohi dan waspada terhadap semua potensi gejala alam di sekitar kita,” Pak Kamidi menambahkan. (al manshurin)

Thomas Alfa Edison: "Saya pasti akan sukses karena telah kehabisan percobaan yang gagal."



Nah pasti udah kenal kan dengan Thomas Alfa Edison, ya benar dia adalah bapak yang telah menemukan bola lampu seperti yang selalu kita gunakkan di kala malam menyapa. ternyata keberadaan bola lampu yang kita gunakkan adalah suatu usaha yang tak pernah mengenal menyerah oleh bapak kita tersebut lo. perjuangan panjang yang di lakukan bapak kita tersebut sekarang sudah medapatkan hasil, yang dulunya selalu dan selalu gagal, kini penemuannya hampir semua orang menggunakkannya. mau tau bagaimana cerita unik penemuan bola lampu ini, simak artikel berikut.


Kegagalan adalah awal dari keberhasilan, begitu orang bijak berkata. Memang kalimat itu tidak salah. Buktinya banyak orang-orang sukses yang mana kesuksesannya diawali kegagalan terlebih dahulu. Salah satu kisah kegagalan yang termasyhur adalah kisah yang dialami oleh penemu lampu listrik,Thomas Alfa Edison. Beliau adalah penemu banyak benda, salah satunya yang paling terkenal adalah lampu listrik. Lalu bagaimana kisah penemu yang satu ini?

Awalnya, ketika ia masih kanak-kanak, ia dikatakan idiot oleh guru-guru di sekolahnya. Ia dikeluarkan dari sekolah karena terlalu banyak bertanya dan menurut para guru pertanyaannya tidaklah masuk akal. Ia pernah bertanya "Kenapa ayam berbulu dan manusia tidak berbulu?", "Kenapa bulu manusia berbeda dengan bulu ayam?", "Bagaimana bulu ayam bisa menempel di tubuhnya?". Gurunya pun bingung untuk memberikan jawaban yang tepat agar ia tak bertanya lagi. Akhirnya guru-guru pun sepakat mengeluarkannya dari sekolah. Mereka tidak menyadari kalau rasa ingin tahu Thomas Alfa Edison itu merupakan cerminan dari kejeniusannya, sehingga pertanyaan yang ia lontarkan melampaui batas usia dan zamannya saat itu.


Setelah dikeluarkan dari sekolah, Thomas kecil dikurung oleh orangtuanya di gudang sebab mereka harus pergi bekerja. Namun, Thomas kecil tidak bersedih, ia malah senang karena menemukan banyak benda yang bisa dijadikan mainan, dibongkar dan dirakit kembali olehnya. Suatu hari, ia pernah bertemu dengan anak perempuan tetangganya, Mary. Anak itu bertanya, "Kamu sedang apa?" dan Thomas kecil menjawab, "Saya sedang mengerami telur ayam". Mary heran dengan apa yang Thomas kecil lakukan. "Apakah menurutmu telur ayam yang kau erami itu akan menetas?", jawaban Thomas saat itu adalah, "Kalau saya belum mencobanya, bagaimana saya bisa tahu ia akan menetas atau tidak?"

Menginjak remaja akhirnya Thomas Alfa Edison kembali bersekolah. Selesai menamatkan sekolahnya, ia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia pernah bekerja sebagai tukang koran dan beberapa pekerjaan kasar yang menguras tenaga. Ia baru mapan setelah berhasil menemukan mesin perekam suara. Ia pun menikah dengan Mary dan tinggal di rumah yang sekaligus merangkap sebagai laboratorium penelitiannya. Namun, Mary lebih dulu meninggal sebelum Thomas berhasil menemukan lampu listrik. Beberapa tahun kemudian rumahnya terbakar habis. Ia kemudian dilanda krisis keuangan yang memaksanya untuk meminjam uang demi membangun kembali rumah dan laboratoriumnya. Ia mengatakan akan menemukan lampu listrik yang saat itu dianggap mustahil, untuk meyakinkan orang yang ia pinjami uang.


Setelah mendapat pinjaman, Thomas memulai percobaan-percobaannya untuk menemukan lampu listrik. Percobaannya selalu gagal sampai puluhan kali bahkan ratusan kali. Namun ia tidak menganggap dirinya gagal. Ia mengatakan bahwa ia telah berhasil menemukan ratusan benda yang tidak dapat menyalakan lampu listrik. Konon, ia telah melakukan seribu kali percobaan. Ia sampai-sampai stress, bingung dan panik, namun tak pernah menyerah. Dan percobaannya yang keseribu itulah yang berhasil. Lampu listrik yang ia temukan kini mampu menerangi dunia. Seandainya tidak ada penemuannya itu, pastilah dunia tidak bisa seterang sekarang.

Pesan dari Thomas Alfa Edison adalah "Betapa banyak orang yang menyerah padahal hanya perlu beberapa langkah lagi untuk sampai pada keberhasilan."
Dan satu kalimat bijak dari beliau, "Saya pasti akan sukses karena telah kehabisan percobaan yang gagal."

Selamat jalan sang penemu besar. Kau tak hanya menerangi dunia dengan penemuanmu tapi juga menerangi dunia dengan kisah kegagalan yang menginspirasi orang-orang yang tak ingin gagal. Nah ingat selalu pesan bapak kita tersebut, dan jangan menerah karena suatu saat nanti kita pasti berhasil karena kita sudah kehabisan kata gagal seperti pesan beliau.

Pesan dari Thomas Alfa Edison adalah "Betapa banyak orang yang menyerah padahal hanya perlu beberapa langkah lagi untuk sampai pada keberhasilan." Dan satu kalimat bijak dari beliau, "Saya pasti akan sukses karena telah kehabisan percobaan yang gagal."
sumber