WHAT’S HOT NOW

ads header

Business

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Featured Post

Pendaftaran Pesta Siaga

  Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk Pramuka yang memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, ta...

Cari Blog Ini

Unordered List

Life & style

Games

Sports

Kisi-kisi Materi OGN 2019

Berdasarkan Surat Dirjen GTK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di tahun 2019 ini, Olimpiade Guru Nasional Jenjang SD, akan dipisah menjadi dua mata pelajaran, yaitu mata pelajaran tematik (dengan materi Bahasa Indonesia, IPA dan IPS) serta mata pelajaran  Matematika. Berikut deskripsi materi dari masing-masing mata pelajaran yang kemungkinan akan digunakan untuk seleksi berjenjang, baik tingkat kecamatan, kabupaten maupun provinsi.

I. Materi Tematik SD

Bahasa Indonesia
  1.  Kedudukan , fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.
  2. Teori dan hakikat pemerolehan bahasa.
  3. Kaidah struktur bahasa Indonesia; fonologi, morfologi, sintaksis, dan wacana.
  4. Keterampilan berbahasa: berbicara dan menyimak dalam (pidato , diskusi , debat), membaca (menemukan gagasan utama dan gagasan penjelas, membuat rangkuman) menulis (penggunaan ejaan tanda baca, kalimat efektif berbagai jenis teks).
  5.  Teori, sejarah, dan kritik sastra.
  6. Apresiasi sastra: puisi, prosa fiksi, dan drama.
  7. Penggunaan berbagai pendekatan dan penilaian dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SD.


Materi IPA
  1. Penggolongan hewan dan tumbuhan berdasarkan peran dalam suatu ekosistem.
  2. Interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya (abiotik dan biotik).
  3. Perubahan wujud benda dalam kehidupan (pelapukan, pembusukan, pembekuan, pengkaratan, kristalisasi, sublimasi, destilasi, pengasapan, dan penggaraman).
  4. Bagian-bagian tubuh pada hewan dan tumbuhan (fungsi, gangguan, dan daur hidup).
  5. Bagian tubuh manusia dan gangguan kesehatan (sistem rangka , pernafasan , pencernaan makanan , dan indra penglihatan).
  6. Hubungan gaya dan gerak suatu benda.
  7. Cahaya , bunyi , energi , kalor dan perubahan wujud, serta pemanfaatan dalam kehidupan.
  8. Campuran dan larutan (unsur senyawa dan molekul).
  9. Sumber daya alam, lingkungan, dan pencemaran.
  10. Listrik, magnet, dan kebermanfaatan.
  11. Bumi dan tata surya.
  12. Penggunaan media dan model pembelajaran, serta penilaian autentik dalam pembelajaran IPA SD.

Materi IPS
  1. Sejarah nasional (masa Hindu, Budha dan Islam, serta perjuangan pergerakan bangsa Indonesia).
  2. Makna Bhineka Tunggal Ika.
  3. Sumber daya alam.
  4. Kegiatan ekonomi (produksi, konsumsi, dan distribusi).
  5. Kemajuan teknologi dan informasi.
  6. Keberagaman kenampakan alam dan buatan wilayah Indonesia.
  7. Gejala alam yang terjadi di Indonesia.
  8. Peranan Indonesia di era global.
  9. Kegiatan ekspor dan impor di Indonesia.
  10. Keragaman kenampakan alam dan buatan wilayah Indonesia.
  11. Gejala alam yang terjadi di Indonesia.
  12. Peranan Indonesia di era global.
  13. Kegiatan ekspor dan impor.
  14. Penggunaan media dan model pembelajaran, serta penilaian autentik dalam pembelajaran IPS SD.


II. Materi Matematika SD

  1. Relasi dan fungsi linear dalam pemecahan masalah.
  2. Sistem persamaan linear dalam pemecahan masalah.
  3. Persamaan/pertidaksamaan kuadrat dalam pemecahan masalah.
  4. Aritmatika (bilangan asli, bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan decimal, persen, skala, perbandingan, sifat keterbagian, FPB dan KPK, serta pemecahan masalah).
  5. Geometri dan pengukuran (sifat-sifat bangun datar dan ruang, sudut, pengukuran panjang, luas, keliling, volume, waktu, suhu, berat, kecepatan, debit, dan sistem koordinat Kartesius, serta pemecahan masalah.
  6. Statistika dan peluang (pengumpulan dan penyajian data hasil pengamatan dalam bentuk table, diagram, dan grafik; rata-rata hitung, median, modus pada data tunggal dan data kelompok; peluang kejadian sederhana, dan pemecahan masalah).
  7. Transformasi geometri sederhana: translasi, refleksi, rotasi, dilatasi, dan pemecahan masalah
  8. Logika/penalaran penggunaan pola dan generalisasi untuk menarik kesimpulan.
  9. Penggunaan media dan sumber belajar, serta penilaian autentik dalam pembelajaran matematika SD
Pedoman lengkap silahkan unduh:
Pedoman OGN 2019

Nuclear Junior Festival, Banyubiru 1 tetap Juara

Pada rangkaian kegiatan Nuclear Junior Festival  SD Negeri Banyubiru 1 tetap diperhitungkan di kalangan SD/MI se-Kecamatan Dukun. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Yogyakarta dalam rangka pengabdian masyarakat di Desa Paten, Dukun. 


Panitia menyelenggarakan seminar tentang nuklir di SMP Negeri 2 Dukun pada tanggal 8 Desember 2018. Dalam seminar ditekankan bahwa nuklir bukan hanya untuk membuat senjata pemusnah massal,  tetapi manfaat nuklir bagi kehidupan manusia juga banyak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Banyaknya orang yang takut terhadap teknologi nuklir ini karena informasi yang tidak lengkap tentang teknologi nuklir.


Selain menyelenggarakan seminar tentang nuklir  panitia juga menyelenggarakan lomba bagi siswa SD/MI. SDN Banyubiru 1 berhasil mencatatkan Jolanda sebagai Juara 2 Lomba Baca Puisi dan Alya sebagai Juara 2 Lomba Pidato. 


"Selain untuk mengenalkan SMP Negeri 2 Dukun, kegiatan ini juga untuk memotivasi siswa SD/MI agar lebih percaya diri dalam berkompetisi," ujar Wasiyo, S. Pd, Kepala SMP Negeri 2 Dukun dalam sambutannya.

Banyubiru 1 Dominasi Kejurda 2018 di Kecamatan Dukun

Kejurda SD/MI kecamatan Dukun telah dilaksanakan pada tanggal 27-28 November 2018. Kejuaraan untuk mencari perwakilan kejurda ke tingkat Kabupaten Magelang ini mempertandingkan beberapa cabang olah raga, salah satunya atletik. Di bawah bimbingan bapak Sugeng Marjito, S. Pd. Jas, (walau hampir memasuki masa pensiun), tim kejurda SDN Banyubiru 1 masih berhasil memborong juara di even ini.

Berikut prestasi siswa-siswi SDN Banyubiru 1 dalam kejurda 2018 tingkat Kecamatan Dukun:

Tolak Peluru (Pa)
Juara 1 Rizki
Juara 2 Rismawan
Lompat Jauh (Pa)
Juara 1 Rizki
Juara 2 Rismawan
Lari 80 m (Pa)
Juara 1 Rizki
Juara 2 Rismawan

Lari Estafet 4x 80 m (Pa)
Juara 1 (Huda, Dafa, Rizki, Rismawan)

Lari Estafet 4x 60 m (Pi)
Juara 1 (Mutia, Inka, Melinda, Rahma)


Selamat untuk semua Juara!
Terima kasih kepada seluruh siswa, guru, pendamping, orang tua dan komite sekolah.

Komite SDN Banyubiru 1 Meraih Juara 2 Lomba Komite


Forum Komite Sekolah Kecamatan Dukun melaksanakan penilaian lomba Komite Sekolah se-Kecamatan Dukun. Penilaian dilaksanakan dengan mengadakan kunjungan ke semua sekolah yang ada di Kecamatan Dukun, baik SD, MI, SMP, maupun MTs. Penilaian dilaksanakan tanggal 2 sampai dengan 10 Oktober 2018. 
SD Negeri Banyubiru 1 Dukun mendapat kesempatan penilaian di awal waktu, yaitu tanggal 2 Oktober di Sekretariat Komite SDN Banyubiru 1. Alhamdulillah, dengan kerja keras dan kerja sama antara komite sekolah yang digawangi Bapak Heru Winoto, Bapak Jaka, Bapak Harjani, Bapak Agus, dengan dewan guru, SDN Banyubiru 1 berhasil meraih peringkat 2 kategori SD Negeri/Swasta dengan total nilai 128.
Selamat, semoga menjadi lebih baik lagi!



Banyubiru 1 Juara Umum Mapsi 2018 SD se-Dukun

Bertepatan dengan peringatan hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2018, diadakan Lomba Mapsi SD se-Kecamatan Dukun. Kegiatan ini yang melibatkan semua guru pendidikan agama se-Kecamatan Dukun ini dilaksanakan di SD Negeri Sengi 2, sebuah SD yang letaknya sudah berdekatan dengan Kabupaten Boyolali.
Walaupun masih dalam suasana adaptasi karena baru ditinggal oleh Bapak Wiratno, guru Pendidikan Agama Islam yang pensiun mulai 1 September 2018, tetapi tidak menyurutkan semangat siswa dan guru yang ada untuk tetap berlatih mempersiapkan diri.


Alhamdulillahi robbil'alamin,atas ijin dari Allah swt, tim Mapsi Banyubiru 1 berhasil meraih juara di beberapa cabang lomba.

A. Juara 1:
1. Daffa, Cabang Patrais (PAI, BTQ) Putra
2. Azka, Cabang LSHQ (Tahfidz) Putra
3. Muzaki, Cabang LOSKHI (Khitobah) Putra
4. Alya, Cabang LOSKHI (Khitobah) Putri

B. Juara 2:
1. Faruq, Cabang Qurqol (Khot) Putra
2. Arfa, Cabang Cerita Islami Putra
3. Laila, Cabang Loskaq (Kaligrafi) Putri

C. Juara 3:
1. Farchan, Cabang Loskaq (Kaligrafi) Putra
2. Dhimas, Cabang LCC Putra


Terima kasih atas dukungan dari keluarga besar SDN Banyubiru 1, baik siswa, orang tua, guru, komite, perangkat desa, semoga prestasi siswa dapat bermanfaat untuk semua.

Terapkan Bahasa Jawa Krama, sebagai Bentuk Takdhim kepada Orang Tua

Bahasa Jawa merupakan bahasa yang digunakan sebagai bahasa pergaulan sehari-hari di kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Bahasa Jawa merupakan bahasa asli dan bahasa ibu yang menjadi bahasa pergaulan sehari-hari masyarakat Jawa sejak dulu kala. Bahasa Jawa juga merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan dan dijaga karena jika tidak, maka bahasa Jawa dapat terkikis dan semakin hilang dari Pulau Jawa. 
"Menggunakan Bahasa Jawa Krama kepada orang yang lebih tua merupakan suatu bentuk takdhim (rasa hormat) kepada orang yang lebih tua. Terutama kepada orang tua yang telah melahirkan dan merawat kita. Dengan berbakti kepada orang tua (salah satunya dengan cara berbahasa yang sopan) maka dapat menunjang kita menjadi anak yang sholeh/sholihah," pesan Pak Wiratno, Guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti kepada peserta upacara. 
Upacara bendera di hari Senin ini (03/09/2018) berbeda dengan upacara yang lain. Pada hari ini Pak Wiratno menyampaikan kata pamitan karena memasuki purna tugas pertanggal 1 September 2018. Walaupun sudah memasuki masa pensiun, tetapi beliau masih menyanggupi permintaan dari sekolah agar tetap mengampu mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti di SDN Banyubiru 1. 
Upacara yang diikuti siswa TK Pertiwi dan SDN Banyubiru 1 ini berjalan tertib dan khidmat sampai selesai. Setelah serah terima cendera mata dari siswa SDN Banyubiru 1 dan TK Pertiwi Banyubiru, Pak Wiratno berpesan agar semua siswa menjadi anak yang sholeh/sholehah, berbakti kepada orang tua dan bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama. Beliau juga memberikan doorprize kepada peserta upacara yang sudah dapat membiasakan diri berbahasa Jawa krama kepada orang tuanya. Dari TK Pertiwi diwakili oleh Faqih kelas B, sedangkan dari SDN Banyubiru 1 diwakili oleh Faza, kelas 1 A. 
"Harapan kita semua, dengan berbahasa Jawa Krama yang baik, selain kita dapat turut serta melestarikan bahasa Jawa juga mendapat pahala karena dapat berbicara yang baik dan sopan sesuai ajaran agama kita,"demikian pesan beliau di akhir sambutannya.

Banyubiru 1 Juara 1 OGN Jenjang SD Kab. Magelang Tahun 2018

Mungkid (20/3/2018)_Sekitar 120-an guru kelas SD dari 21 kecamatan se-Kabupaten Magelang mengikuti seleksi tertulis Olimpiade Guru Nasional 2018 jenjang SD tingkat Kabupaten Magelang. Kegiatan yang berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya kompetensi profesional dan pedagogik guru kelas SD melalui ajang lomba yang kompetitif.


Pelaksanaan OGN diawali dengan pendaftaran dan seleksi administratif. Pendaftar yang lolos seleksi administratif diikutkan seleksi tertulis tingkat kabupaten. Peserta yang berhasil lolos seleksi kabupaten sebagai juara 1 diikutsertakan dalam seleksi tingkat provinsi Jawa Tengah pada tanggal 26-27 Maret di Semarang bersama dengan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris dari jenjang SMP. Peserta yang lolos seleksi tingkat provinsi akan menjadi finalis tingkat nasional.



Dalam pengumuman resmi yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang pada hari Kamis (22/3), Slamet Mulyono, guru SDN Ngemplak Kecamatan Windusari berhasil menjadi juara 3. Sementara juara 2 diraih oleh Evi Sasongko dari SDN Setan Kecamatan Secang. Juara 1 berhasil diraih oleh Sarindi dari SDN Banyubiru Kecamatan Dukun.



Melalui kegiatan OGN 2018 ini diharapkan para guru dapat memotivasi dirinya untuk meningkatkan wawasan pengetahuan, profesionalisme, dan kinerjanya. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan akan berdampak positif terhadap karier guru dan mutu pendidikan.



Pengumuman Hasil Seleksi:

Surat Kadisdikbud

Daftar Juara